Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari 2022

Chit chat

Tulisan ini saya awali dari sebuah aktivitas kecil yang mungkin semua orang pernah menjalaninya, sebut saja aktivitas ngobrol yg hampir semua orang lakukan ketika mereka memiliki waktu luang diluar rutinitasnya, Ngobrol ini bagi sebagian orang diterjemahkan sebagai sebuah kebutuhan entah itu kebutuhan sosialisasi, kebutuhan aktualisasi, sampai dengan kebutuhan saling bertukar informasi, paling tidak ngobrol bisa dijadikan sarana curhat untuk mengurangi beban pikiran ....cieee...curhat ne yeee.....!!! bahkan ada juga yang berhasil membuat sebuah terminologi baru dari aktivitas ngobrol ini, dan saya jamin ga bakal ketemu dikamus manapun artinya "theng-theng crit"  (istilah itu di adopsi dari kalimat thenguk-thenguk Crito, dalam bahasa indonesia kurang lebihnya dapat diartikan nongkrong-nongkrong sambil bercerita)...hehhe, ya begitulah kreativitas kaum theng-theng crit, tanpa mengenal batas, selalu menjadi yg terdepan dalam berkarya...karya ngarang2...wkwkwkw, yg jelas tidak sem...

SESUAI PORSINYA

SESUAI PORSINYA       Ini sebuah cerita yang tergolong agak kocak meskipun kurang lucu, karena dibilang lucu bukan komedi, dibilang tidak lucu hampir mirip dengan komedi,....bentar saya tak ketawa dulu,...hahahaha, maklum hampir setiap saya membayangkan kejadian tersebut, sontak seluruh jiwa raga saya mengajak sesaat untuk tertawa,...ntah menertawakan diri saya sendiri atau mentertawakan yang sedang terjadi, singkat kata kejadian ini adalah hiburan bagi saya,...dan saya mendoakan mudah2an semua tokoh yang berada dalam cerita ini selalu diberikan keberkahan, kesehatan dan tentunya panjang umur serta yang paling utama selalu diberikan kesuksesan dimanapun bertugas dan berada, AAmiin YRA.     Sebut saja senior saya ini dengan sebutan senior terbaiklah, maklum g enak menggunakan inisial apalagi nama terang, hehehe, sepertinya tidak pantas ,....cukup saya dan saksi mata saja yang paham siapa sebenarnya tokoh utama dibalik cerita ini.....     Sore itu, seper...

Jilbab dengan segala keindahannya, dan kemampuannya memanusiakan manusia

 Dulu ketika diriku masih muda dan tentunya juga masih lajang, tidak jarang kadang angan-anganku melayang membayangkan seorang bidadari dengan penampilannya yang anggun terbungkus sebuah pakaian lengkap dengan penutup kepalanya yang syar'i yang menambah kesan agamis dan yang paling terlihat adalah wujud dari ketaatannya serta keshalihannya akan perintah untuk menutup auratnya,  dan itu adalah impian yang sangat lumrah bagi seorang laki2 yang jauh dari kesempurnaan, karena tidak satupun penjahat yang rela beristrikan penjahat, dan itu adalah fitrah manusia, semua pasti berharap kebaikan disetiap kehidupannya.     Namun dalam perjalanan usiaku justru aku disadarkan dengan sebuah kata-kata "memanusiakan manusia" yang menurutku sangat masuk akal jika dihadapkan dengan masalah penutup kepala yang kadang menjadi sebuah polemik dikalangan para pemuda bahkan ulama. memang kita tahu bahwa Jilbab adalah kewajiban bagi setiap muslimah, dan harus ditunaikan. tetapi ada hal yang ...

Cerpen dengan Judul " Sang Mujur" by Mas Her

Terdengarlah suara keramaian dari sebuah track jogging, yang kerap digunakan oleh para pegawai instansi-instansi militer disekitarnya, ternyata banyak sekali para pejuang-pejuang sehat yg menyempatkan kesempatan olahraga untuk sekedar jalan kaki bahkan tdk sedikit yg berlarian sambil mendengarkan alunan musik Mp3 lewat headset yg menempel ditelinga, Tidak disangka lewatlah seseorang dgn penampilan yg sederhana dgn mengenakan training berwarna ungu lengkap dengan sepatunya yg terlihat sdh tdk baru lagi, sebut saja namanya Pak Nur, orang bilang beliau adalah perwira senior yg sudah malang melintang didunia kemiliteran khususnya TNI AD, sdh banyak asam garam yg beliau dapatkan, Jika boleh digambarkan dgn kata hiperbola beliau ini seorang "Maha Guru" dibidang perdinasan militer TNI AD. . . "Selamat pagi bapak" sapa seorang pemuda yg tak sengaja berjumpa dengannya ketika sedang melintas, "wooo.....kamu disini to, dimana sekarang?" tanya pak nur dengan wajah pen...