Langsung ke konten utama

Nasehat Orang tua

Beruntunglah bagi orang-orang yang telah diberikan hidayah untuk senantiasa mengenal dan mendalami Islam sebagai agamanya, terlebih bagi orang-orang terpilih yang sedari awal ditakdirkan oleh Allah menjadi bagian dari islam, dia sejak lahir sudah dilahirkan dan berasal dari keluarga muslim, karena itulah anugerah dari Tuhan, tentu menjadi anak siapa adalah diluar kehendak atau kemampuan manusia, maka hendaknya disyukuri jika kita telah berada di jalan yang sudah tepat, sehingga tak perlu lagi berjuang cukup keras untuk menjemput hidayahnya, meskipun demikian modal hanyalah modal namun berkembang dan tidaknya, keyakinan tetap membutuhkan perjuangan supaya tetap terpelihara dengan baik. 
.
Jika berbicaya masalah pemeliharaan tingkat keimanan mungkin akan kita bahas pada kesempatan berikutnya, pada kesempatan kali ini saya ingin menulis, lebih jelasnya yaitu mengabadikan memori saya melalui aktivitas baca, yang sangat disayangkan jika memori itu lewat begitu saja, sehingga kali ini kembali saya taipkan beberapa huruf melalui media ini. 
.
Kembali menyinggung tentang keutamaan sebagai seorang muslim, pertama tidak henti2nya saya membanggakan keyakinan yang saya peluk selama ini, banyak hal-hal yang sangat luar biasa yang tidak akan ditemukan ditempat lain, bahkan dalam islam tidak hanya diajarkan tata cara dalam beribadah secara vertikal namun juga tata cara secara horisontal yakni konektivitas dengan orang-orang yang berada disekitarnya, dan hal itu disampaikan dengan sangat detail dan terperinci, termasuk bagaimana berinteraksi dengan orangtua, dalam sebuah hadis disampaikan "bahwa Ridho Allah bergantung dari ridho orang tua,  begitu juga sebaliknya murka Allah juga bergantung dari murka orang tua." 
.
Maka salah satu jalan untuk mencapai ridho Allah adalah melalui ridho orang tua, sehingga agar jalan tersebut dapat tercapai, maka dapat dilalui dengan melaksanakan beberapa nasehat orang tua yang terdapat dalam QS. Luqman, antara lain sebagai berikut:
    1. senantiasa selalu bersyukur kepada Allah  SWT, niscaya akan ditambah nikmatnya.
    2. Jangan sekali-kali menyekutukan Allah, baik yang bersifat sirri maupun terang-terangan
    3. Allah SWT maha teliti, jadi jangan merasa bahwa setiap perbuatan tidak ada balasannya karena Allah akan membalas setiap amal perbuatan yang telah dilakukan.
    4. Berbuatlah baik kepada Ortu karena hal itu adalah bagian dari rasa syukur.
    5. jangan sekali-kali mendinggalkan sholat dan dirikanlah sholat
    6. Jangan angkuh, Allah membenci orang yang sombong, dan terlalu membangga-banggakan diri.
    7. Berjalan dengan sederhana, (tidak cepat dan tidak lambat) serta senantiasa melunakan suara.
    8. ilmu Allah sangatlah luas, dan hanya karena izinnya maka dapat dimiliki oleh manusia.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kuantitas tidak menjamin tercapainya tujuan

Sebelumnya saya sangat berterima kasih kepada Tuhan YME yang tidak henti-hentinya memberikan nikmat kepadaku, betapa merasa beruntungnya diriku menjadi manusia yang mampu merasakan kasih sayang Tuhan, dan saya pun yakin semua ini juga bukan hal yang tiba-tiba dan juga bukan karena kelebihan diriku namun semata-mata hanya atas karena perkenaannya, hanya karena ijinya sehingga diriku termasuk orang-orang yang mampu bersyukur, betapa besar kasihMu yang tak pernah melupakanku dalam setiap detik waktuku meskipun tidak jarang diriku lupa dan mengabaikanMu, "My GOD you are the real, truly GOD of me" without You i am Nothing" please guiding me and protect me all the time i have.          Kebahagiaan, kepuasan, dan kemuliaan adalah tujuan kehidupan dari mayoritas manusia yang hidup di dunia, bahkan tidak sedikit dari mereka yang berusaha untuk mendapatkannya dengan berbagai macam cara, parahnya cara-cara yang tidak dilegalkan pun menjadi alternatif pilihannya, 

Chit chat

Tulisan ini saya awali dari sebuah aktivitas kecil yang mungkin semua orang pernah menjalaninya, sebut saja aktivitas ngobrol yg hampir semua orang lakukan ketika mereka memiliki waktu luang diluar rutinitasnya, Ngobrol ini bagi sebagian orang diterjemahkan sebagai sebuah kebutuhan entah itu kebutuhan sosialisasi, kebutuhan aktualisasi, sampai dengan kebutuhan saling bertukar informasi, paling tidak ngobrol bisa dijadikan sarana curhat untuk mengurangi beban pikiran ....cieee...curhat ne yeee.....!!! bahkan ada juga yang berhasil membuat sebuah terminologi baru dari aktivitas ngobrol ini, dan saya jamin ga bakal ketemu dikamus manapun artinya "theng-theng crit"  (istilah itu di adopsi dari kalimat thenguk-thenguk Crito, dalam bahasa indonesia kurang lebihnya dapat diartikan nongkrong-nongkrong sambil bercerita)...hehhe, ya begitulah kreativitas kaum theng-theng crit, tanpa mengenal batas, selalu menjadi yg terdepan dalam berkarya...karya ngarang2...wkwkwkw, yg jelas tidak sem...